Rabu, 09 November 2011

Senang dan terharu saat melihat Aceh

Aceh..
Yang terbersit pertama pasti kejadian Tsunami yang melanda..
Alhmadulillah ku berkesempatan untuk pergi ke Aceh dalam rangka Sosialisasi SIM PUAP Kementerian Pertanian.
Aku pergi bersama satu orang rekanku.
Kami berangkat pagi dari Jakarta dan sampai di Aceh sekitar jam 11 siang.
Kegiatan ku selama di Aceh....
1. Sosialisasi SIM PUAP

Pada sosialisasi ini saya mengajarkan bagaimana cara mengoperasikan Aplikasi SIM PUAP kepada para PMT dan petugas BPTP Aceh. Antusias mereka cukup ada, hanya kendala terbesar paling di fasilitas komputer yang minim dan koneksi internet.

2. Menyempatkan Berkeliling Aceh

Gambar Paling atas itu pantai Toli-toli (kalo ga salah:D) biasanya orang ramai berolahraga dipinggir pantai setiap paginya. tapi saat ada tsunami pantai ini jugalah yang menumpahkan air ke daratan..:(

Gambar yang kedua Museum Tsunami, disana terdapat foto" saat bncana Tsunami itu. hiks.. miris melihatnya...

gambar ke tiga adalah Gambar kapal PLN yang terdampar ditengah-tengah pemukiman warga setelah bencana Tsunami itu melanda Aceh.
Saat kemaren kesana kapal tersebut lagi diperbaiki, dan kata warga setempat katanya mau dijadikan tempat wisata gt.

3. Menyempatkan makan Mie Aceh
Rasanya Hmm....Enakkk....Mantebbb...tp kurang pedesss...hehehehe

Setelah semua pekerjaan di Aceh selesai, dan berkeliling-keliling pun selesai..
Akhirnya saya dan rekan kerja saya (bu lilli) bersipa pulang ke jakarta.
dan kamipun pulang ke Jakarta dengan Pesawat Jam 5 pagi dari Banda Aceh..
Alhamdulillah Kembali dengan selamat ke Jakarta.

^^

Syukurku dalam Pekerjaanku...Alhamdulillah...^^

Indahnya Bersyukur..
Bersyukur mendorong kita untuk bergerak maju dengan penuh antusias.
Tak ada yang meringankan hidup kita selain sikap bersyukur.

Hal yang sering membuat kita tidak bersyukur adalah karena kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki.
Bersyukur yang paling sederhana adalah mengucapkan Alhamdulillah..

Alhamdulillah...
Kata pertama yang kuucapkan...

Dalam suatu pekerjaan pasti ada suka dan duka..
Ada pasang dan surutnya...
Selalu ada cerita..

Pekerjaan ku mengantarkanku untuk menikmati sebagian dari kehidupan ini. Baik kenikmatan yang menyenangkan ataupun kenikmatan yang kurang menyenangkan.
Kesempatan ku untuk menimba ilmu sebanyak"nya selalu datang menghampiri.
Walaupu terkadang mengeluh karna pekerjaan yg menumpuk...:D
Terkadang ada rekan kerja yg kurang bersahabat.
dan seterusnya,,,
Tapi semua kusyukuri...
Alhamdulillah ya...^^

Salah satu yang kusyukuri dalam pekerjaanku adalah Kesempatan Menikmati Indahnya Indonesia.
Alhamdulillah...
Selama kurang lebih hampir 2 tahun, ku sudah diberi kesempatan untuk bertugas ke beberapa tempat di Indonesia. Banyak pelajaran yang kudapat, dari mulai bagaimana caranya mengajar teman" di daerah dengan berbagai karakter, sampai terjun langsung ke kebun-kebun para petani.

Alhamdulillah....

Hidup ini akan terasa lebih bermakna dan bila kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.

Rabu, 12 Oktober 2011

bermain 3d Max...

Hasil Karya pertama bermain dengan 3dmax..hehehehehe..
1. Tempat peragaan busana




Terdiri dari balok" yang disatukan sedemikian rupa hingga terjadi gambar 3 dimensi yang membentuk suatu kesatuan dengan sentuhan snaps pada autodesk 3dmax tersebut. Terlihat seperti kursi yang terdapat pada gambar diatas dan catwalk yang berwarna pink tersebut...hihihi....




2. Ruang Tamu




created by : Hafhara...^^



Senin, 12 September 2011

Apa yang perlu dipersiapkan sebelum memutuskan untuk menikah?

.....Ada hal yang sangat penting harus dimiliki oleh pasangan sebelum memutuskan untuk menikah. Karena pernikahan yang baik adalah sekali seumur hidup, apalagi nantinya akan ada anak-anak yang akan dilahirkan dan berhak memperoleh kebahagiaan mendapatkan kasih sayang dari kedua orangtua secara utuh.

1.Siap mental

Kesiapan mental perlu dimiliki oleh pasangan yang akan menikah, karena menikah adalah seperti melangkah ke gerbang kemandirian. Menikah adalah awal hidup baru, yang sangat jauh berbeda dari kehidupan sebelumnya, yang selalu terlindung dari orangtua dan keluarga lainnya. Jangan sampai keinginan menikah karena ingin lepas dari segala keruwetan, sehingga dengan menikah diharapkan semua beban terlepas. Menikah, walau telah mengenal calon pasangan dengan baik, tapi tetap ada sifat-sifat yang belum terlihat, yang memerlukan penyesuaian. Penyesuaian ini kadang terlaksana dalam waktu dekat, tapi ada juga yang mengatakan bahwa dua tahun di awal pernikahan adalah tahun untuk saling menyesuaikan, banyak hal yang diperdebatkan dan dipertentangkan disini. Perdebatan dan pertentangan ini jangan dianggap tidak cocok, namun untuk mendapatkan persepsi yang sama.

2.Telah mempunyai penghasilan


Berani menikah, berarti berani hidup sendiri tak tergantung pada orang tua. Oleh karena itu hendaknya pasangan telah mempunyai penghasilan yang mencukupi untuk kehidupan sehari-hari, dan tentu saja dengan tambahan anggota baru (anak) nantinya. Walaupun sama-sama cinta, tak berarti menikah hanya didasarkan oleh cinta saja, karena untuk membiayai rumah tangga diperlukan keuangan yang cukup agar rumah tangga terselenggara dengan baik.

3.Kedua pasangan mempunyai cara pandang dalam menilai kehidupan yang sama.


Hal ini sangat penting, misalkan salah satu pasangan sangat berhati-hati dalam memutuskan sesuatu, sedang yang lain pengeluaran uang tak dipikirkan masak-masak, hal ini akan menimbulkan pertentangan yang terus menerus. Perlu diskusi yang terus menerus untuk menyamakan pendapat, agar nantinya suami isteri mempunyai pandangan yang sama. Karena hal ini berperanan dalam cara mendidik anak, karena diharapkan orangtua mempunyai disiplin sama dalam menentukan hal-hal yang boleh dan tak boleh dilakukan oleh anak.

4.Menikah adalah percampuran budaya antara dua keluarga


Hal ini perlu disadari oleh kedua pasangan, karena walaupun berasal dari suku dan kepercayaan yang sama, bisa terjadi perbedaan pandangan, apalagi pernikahan yang dilakukan oleh pasangan yang berbeda latar belakang. Pasangan harus bisa bertindak dewasa, menyikapi perbedaan pandangan antara kedua orangtua, tanpa memihak salah satu diantaranya. Pasangan harus mempunyai keyakinan, apa yang diinginkan berdua, itulah yang seharusnya diyakinkan pada kedua orangtua, bahwa mereka sekarang telah menjadi satu keluarga yang baru, yang mungkin berbeda dalam cara memandang, dan menilai sesuatu dibanding kedua orangtuanya.


[sumber: http://edratna.wordpress.com/]


Jumat, 18 Februari 2011

Takuuutt,,,,,,,

Ku tahu kamu bosan ku tahu kamu jenuh
Ku tahu kamu tak tahan lagi
Ini semua salahku ini semua sebabku
Ku tahu kamu tak tahan lagi

Jangan sedih jangan sedih aku pasti setia

Aku takut kamu pergi
Kamu hilang kamu sakit
Aku ingin kau di sini
Di sampingku selamanya

Jangan takut jangan sedih aku pasti setia

Aku takut kamu pergi
Kamu hilang kamu sakit
Aku ingin kau di sini
Di sampingku selamanya

Aku ingin kau di sini
Di sampingku selamanya

Aku takut jangan takut kamu pergi takkan pergi
Kamu hilang wooo kamu sakit
Aku ingin aku juga kau di sini bersamamu
Di sampingku di sampingmu selamanya

[viera]

Dalam Mihrab Cinta...

Demi cinta ku pergi
Tinggalkanmu relakanmu
Untuk cinta tak pernah
Ku sesali saat ini
Ku alami ku lewati

Suatu saat ku ‘kan kembali
Sungguh sebelum aku mati
Dalam mihrab cinta ku berdoa semoga

Suatu hari kau kan mengerti
Siapa yang paling mencintai
Dalam mihrab cinta ku berdoa padaNya

Karena cinta ku ikhlaskan
Segalanya kepada-Nya
Untuk cinta tak pernah
Ku sesali saat ini
Ku alami ku lewati


[afgan]

Kamis, 02 September 2010

Kesemuan Cinta yang Menyapa..

Terlalu cepat ku jatuhkan rasa padamu.
Padahal sesungguhnya aku tak mengerti apapun tentangmu.
Tersilaukan oleh kemilau gemintang yang kau tebar.
Hingga semua tertutup tak nampak oleh nyata.


Aku tenggelam dalam lautan mimpi.
Mimpi yang tak akan pernah terwujud menjadi realita.
Bayangmu membawa ku terbang kedunia khayal.
Dunia yang memaksaku menepis setiap kesadaran yang sangat jelas keberadaannya.


Lalu sekarang, bagaimana aku harus kembali?
Sementara kenyataan seolah sudah semakin enggan tuk menyapa.
Bahkan kini kian menjauh dan tak pernah sedikitpun menoleh padaku lagi.
Aku terbelenggu dalam imajinasi yang tercipta karena ilusi yang kau tanam di khayalku.


Dan akhirnya aku hanya bisa terpaku d sini. Terjebak di antara ruang gelap yang tak berujung.

...